Kapan jakarta tidak macet ya?

Satu hal yang dapat menggambarkan kota jakarta diantaranya adalah kemacetan,selain banyak hal yang lain tentunya. Transportasi yang semrawut dan polusi udara yang sudah mencapai tahap memprihatinkan merupakan gambaran dari kota jakarta yang kita tempati sekarang ini. pemerintah sebenarnya telah menghembuskan angin segar dengan dibuatnya transportasi yang sedikit menjanjikan seperti busway dan monorail yang sampai sekarang belum jelas kelanjutannya.

Animo masyarakat terhadap busway sebenarnya tidak bisa dikatakan kecil, tetapi kurangnya armada busway yang beroperasi membuat permasalahan tersendiri. pada pagi hari saat semua orang jakarta berbondong2 untuk mencari rizky, dan pada sore hari ketika mereka pulang kerja, membuat antrian yang begitu panjang disetiap halte busway, terutama di halte senen dan harmoni. padahal bila dicermati secara baik, transportasi merupakan salah satu unsur penting dalam roda perekonomian masyarakat kota jakarta. masyarakat menghabiskan waktunya hanya dijalan raya karena kemacetan dan membahayakan kesehatan dengan polusi yang saya rasa telah berada pada tahap yang memprihatinkan.

hal ini diperparah dengan semakin banyaknya kendaraan pribadi baik itu berupa mobil dan motor yang semakin membeludak di Jakarta. semua orang ingin membeli mobil dan motor yang semakin lama tidak sebanding dengan volume jalan yang saat ini ada. entah sampai kapan Jakarta akan tetap menjadi kota yang penuh debu dan kendaraan dimana-mana. saya mulai berpikir, sebenarnya mulai kapan kemacetan di kota Jakarta yang tercinta ini terjadi , apakah setelah kemerdekaan Indonesia tahun ’45 Indonesia langsung menjadi macet? atau justru sebelum kemerdekan kota jakarta memang sudah macet?, menurut saya dengan komitmen dari pemerintah kota jakarta dan para pejabat tingginya, yang sungguh2 mau menghapuskan kemacetan dari kota jakarta, pastilah masalah ini dapat terselesaikan.

Dengan semua hal yang ada disini , saya rasa semakin lama masyakat akan berubah menjadi seorang yang tidak sabaran, suka menerobos lampu merah, tidak berkendara dengan santun, dan masih banyak lagi hal lain yang negatif menurut pandangan saya. saya tidak akan dapat mengubah kota jakarta bila sendirian, dan masyarakat juga tidak akan berubah bila kurang mendapatkan dukungan dari pemerintah kota Jakarta. Semoga kita mendapatkan kota Jakarta yang lebih baik. Wassalam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s