Wawancara CPNS DEPLU 2009

Saat itu pukul 5 pagi, tanggal 18 Oktober 2009. hari itu Aku berencana pergi ke Jakarta untuk melakukan tes terakhir pada penerimaan CPNS Deplu, jadwal tes dilakukan pada hari senin, tanggal 19 Oktober 2009. Sebenarnya sempat takut juga karena mepet sekali klo berangkat tanggal 18, tapi mau gimana lagi. Aku bersiap-siap untuk mandi serta menyiapkan peralatan untuk dibawa ke Jakarta, sekitar jam 6 aku sudah siap dan aku menghubungi Ahmed (temenku yang dipanggil tes juga), kemudian aku berangkat ke rumah Ahmed, tampak sebuah mobil Panther sudah siap di depan rumahnya. Beberapa saat kemudian aku berangkat ke Stasiun Pasar Turi diantar oleh keluarga ahmed, sampe di pasar turi sekitar pukul 7 pagi, kemudian kami (aku dan ahmed) masuk ke area stasiun untuk menunggu kebarangkatan kereta api , kebetulan saat itu aku naik kereta api Argo anggrek (Eksekutif). Tepat pukul 7.30 kereta sudah datang ke area stasiun dan aku menuju kereta untuk mencari tempat duduk. setelah sampai di dalam kereta api, aku menaruh barang-barangku di atas bagasi kereta yang ada diatas tempat duduk. Pukul 8.00 kereta api berangkat dari stasiun pasar turi, awalnya lancar-lancar saja, sampai pada sekitar pukul 10.00 pagi kereta berhenti, terdapat kabar dari pramugari kerata api bahwa terdapat anjlokan di stasiun selanjutnya, aku tidak ingat saat itu berhenti dimana dan stasiun mana yang terjadi anjlokan, yang jelas kereta saat itu terhenti hampir 7 jam, jadwal kereta sampai di Stasiun Gambir (Jakarta kota) sekitar pukul 18.00 tetapi kereta baru sampai di Jakarta sekitar pukul 23.00 malam. padahal Aku harus menjalani serangkaian tes CPNS DEPLU yang dijadwalkan pada hari senin pagi. Turun dari kereta Kemudian aku naik taksi bersama ahmed, kemudian aku berhenti di depan plaza Sarinah di kawasan Thamrin, sedangkan ahmed melanjutkan perjalanan ke kos temennya yang ada di daerah plaza Setiabudi. Turun dari taksi sekitar pukul 23.30 aku langsung bergegas menuju tempat kos Dino (temenku yang kos sekitar daerah Thamrin), aku sudah berada di depan kosnya dan pintu depan sudah terkunci rapat, beberapa kali aq telpon tetapi sama sekali tidak ada jawaban. Aku semakin panik karena waktu sudah hampir pukul 24.00 malam, dan aku harus tes pada pagi hari. Ditambah lagi orang tuaku menelpon aku, pikiranku bertambah tak menentu karena sudah larut, keadaan capek, serta belum mendapatkan tempat untuk bermalam. Akhirnya aku menghubungi ahmed, karena itu satu-satunya jalan dimana aku bisa bermalam untuk malam itu, setelah beberapa saat kemudian aku menuju ke tempat ahmed di Plaza Setiabudi. Aku segera mencari taksi di daerah depan plaza sarinah, setelah dapat taksi, aku bergegas menuju tempat ahmed, kemudian berhenti di depan RS Setiabudi. Setelah bertemu ahmed, kemudian kami menuju kosan temennya ahmed, terpaksa kami tidur bertiga dengan kasur yang seadanya. Dan akhirnya ku mendapatkan tempat untuk bermalam dan melepas lelah, rasanya bersyukur sekali mata ini dapat terpejam karena pada pagi hari aku harus berjuang untuk melakukan berbagai macam tes yang bisa dibilang berat. Akhirnya aku menutup mata untuk melakukan aktivitas esok hari….To be continued…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s